Review Film Logan 2017

www.adanpe29.com
Review Logan 2017


Balik lagi sama gw Agung di adanpe29, di kesempatan ini gw akan membahas film Logan yang baru saja keluar di awal maret 2017 ini. Film yang masuk ke dalam serial X-Men ini bisa dibilang film terakhir dari Hugh Jackman sebagai Wolverine dan Patrick Stewart sebagai Charles Savier atau Profesor X, ya mungkin karena karakter Wolverine sendiri adalah karakter mutan yang memiliki kemampuan penyembuhan diri atau healing yang sangat bagus, singkatnya awet muda dan berumur panjang, sedangkan Hugh Jackman sendiri sudah semakin tua juga dan kabarnya Hugh jackman juga sedang menjalani pengobatan untuk penyembuhan penyakit kanker kulitnya, kita doakan doski cepat sembuh dan sehat kembali,, Aamiin


www.adanpe29.com
adegan ketika Logan berusaha menarik cakarnya


Kalau dilihat dari sisi ceritanya, secara garis besar film ini menceritakan kisah sisa para mutan yang mencoba bertahan hidup, bahkan dengan kemampuan khusus seperti mereka harus tetap berjuang untuk hidup. Di Film ini kemampuan penyembuhan diri logan yang sudah jauh berkurang, bahkan untuk mengeluarkan cakarnyapun Logan harus menarik cakarnya secara manual karena tidak keluar seperti semestinya. Demi mendapatkan uang, Logan berprofesi sebagai supir sewaan juga untuk menghidupi Profesor X atau Charles Xavier, Xavier disini terlihat benar-benar seperti kakek tua yang lemah dan normal suka melantur dan perlu bantuan orang lain untuk melakukan kegiatannya, tapi tetap bijak seperti biasanya 😄😄 ,


Logan diberi tugas untuk melindungi sisa-sisa mutan yang masih hidup, dimana semuanya masih anak-anak, disini terlihat Logan begitu depresi dengan tugasnya dan ini digambarkan dengan baik dengan suasananya, alur ceritanya, dan itu cukup bisa dirasakan oleh penonton, ya gimana gak Depresi dan stress pertama disisi lain Logan mungkin menginginkan kematian juga, ada beberapa scene dimana dia enggan banget untuk melakukan penyembuhan, dan sangat tiba-tiba banget dia diamanatkan untuk mengantar dan melindungi mutan kecil yang ternyata itu adalah anaknya dan koordinat lokasinya persis dengan koordinat dalam komik X-Men buatan pengarang, sebagai orang dewasa ya jelas akan dianggap lelucon, ya tapi ini kan film, semua bisa terjadi.


Klo bahas secara teknis menurut gw film ini bener-bener natural dibanding film-film X-Men sebelumnya, tidak banyak animasi atau efek-efek digital atau skill para mutan yang biasanya ada laser-laseran, tapi ada juga efek yang alami, seperti es, api, pengendalian tumbuhan dan gravitasi, ada ledakan-ledakan yang masih masuk akal, serta disuguhkan juga pemandangan alam dan hutan yang disajikan dengan cukup baik.

Film logan ini memiliki bobot cerita yang berat dan agak sulit diikuti oleh anak kecil yang kalau gw pribadi film ini masuk kategori R, Di Film ini terlihat banget sisi manusia para mutan, dari hubungan yang saling melindungi sesama mutan, emotional, sisi romantisme antara ayah dan anak , berbalut dengan action yang begitu mantap sedikit sadis tapi tetep keren.

Mungkin segini dulu pembahasan film logan dari gw,semoga informasi ini bisa membantu kalian yang mencari referensi film apa yang recomended dan ingin ditonton, film ini sangat sangat recomended menurut gw, menurut pertimbangan-pertimbangan yang gw bahas di atas, Jika ada kekurangan dari gw kalian bisa tambahkan di kolom komen. Selamat membaca,,,,😊😊






2 comments

instagram

Instagram