Tanggal Rilis : 8
Januari 2016
Durasi : 94 Menit
Sutradara : Jason Zada
Musik :Bear Mc Creary
Produser : David S. Goyer, David Linde, Tory Metzger
Writer : Nick Ancosta, Sarah Cornwell, Ben Ketai
Cast : Natalie Dormer, Eoin Macken, Rina Takasaki,
Stephanie Vogt, Yukiyoshi Ozawa, Michiel Huisman, Yuho Yamashita, Terry Diab,
Noriko Sakura.
Selamat datang di blog adanpe29 dengan gw Agung, kali ini gw
akan bahas “THE FOREST” film yang menurut gw layak untuk ditonton semua umur,
horror yang tidak terlalu seram tapi memiliki situs yang nyata dimana hutan
Aokigahara dan cerita orang-orang yang bunuh diri sendiri memang benar-benar
ada, film yang menceritakan tentang pencarian seorang gadis bernama Jess yang
hilang di hutan aokigahara oleh saudaranya Sara, bagaimana kisahnya? yuk
langsung kita bahas
Re-sume
Mendapatkan telefon dari guru dmana tempat Jesse bersekolah
Sara yang mengkhawatirkan saudari kembarnya Jess dan memutuskan untuk pergi ke
Jepang untuk mencari adiknya, sesampainya di Jepang Sara mengunjungi sekolah
dimana Jesse belajar, diceritakan bahwa Jesse menghilang saat kunjungan ke
gunung Fuji dan hutan Aokigahara hanya bagian dari gunung Fuji.
Sara mencoba mencari hotel yang dekat dengan gunung Fuji,
sebelum itu dia masuk ke sebuah rumah dimana rumah itu semacam tempat informasi
untuk pengunjung, karena ketika ada mayat ditemukan di hutan maka akan langsung
dikirim kesitu, ketika Sara bertanya tentang Jesse kepada resepsionis dan
resepsionis menyatakan menemukan Jesse. Sara diajak ke ruang bawah tanah untuk
bertemu Jesse dan yang ada hanya tubuh-tubuh tak bernyawa yang diselimuti,
penasaran Sara langsung membuka selimut tersebut dan ternyata betapa
beruntungnya dia itu bukan mayat Jesse dan resepsionis tersebut memberikan
kemungkinan Jesse masih hidup atau belum ditemukan.
Keluar dari rumah informasi tersebut Sara berniat ke hotel,
sebelum itu dia masuk semacam bar kecil di daerah tersebut, disinilah dia
bertemu dengan Aiden seorang penulis lepas yang tertarik dengan Sara karna
sama-sama turis, setelah berbincang-bincang Aiden berniat menjadikan kisah Sara
sebagai bahan tulisannya.
Keesokannya Sara dan Aiden memulai pencarian Jesse ditemani
pemandu lokal, mulai menelusuri hutan di film ini pemandangan hutan disajikan
dengan begitu baik, jadi terlihat enak untuk travelling, karena belum menemukan
Jesse, Sara memutuskan untuk berkemah di dalam hutan dan ditemani Aiden
walaupun sudah mendapatkan peringatan dari pemandu karena banyak hal buruk
disana pada malam hari.
Malam harinya Sara terbangun dari tidur dikarenakan ada yang
mengganggu di luar tenda, Sara keluar tenda untuk mengecek keadaan di
sekeliling tenda tiba-tiba sara dikejutkan dengan munculnya perempuan dengan
seragam sekolah, perempuan itu memberi tahu Sara kalau dia menemukan Jesse dan
tiba-tiba juga dia berlari dan menghilang. Keesokannya mereka melanjutkan
pencarian, diperjalanan mereka melihat seperti kantong mayat yang mengambang
dibawah sungai.
Melanjutkan perjalanan Sara dan Aiden bertengkar karena
salah paham dan Sara berusaha menjauh dari Aiden dan terjatuh ke dalam lubang
besar, di dalam lubang ini Sara melihat banyak ilusi yang tidak menyeramkan,
beruntung Aiden muncul dan menyelamatkan Sara, mereka berdua melanjutkan
perjalanan dan menemukan sebuah pondok di dalam hutan.
Berharap bisa berkomunikasi dengan pihak luar melalui radio
tersebut, Sara malah mendapatkan ilusi lagi dan mengakibatkan pertengkaran
dengan Aiden sampai akhirnya Aiden tertusuk pisau, di dalam pondok itu ada
ruang bawah tanah juga, di dalam situ Sara melihat sosok laki-laki yang sudah
menjadi hantu semacam zombie. Hantu itu berusaha menangkap Sara dan Sara
berusaha melawan dengan keras dengan menyayat-nyayat tangan zombie yang
menggenggam kakinya dengan pisau.
Jadi semacam pengganti korban mungkin, nyawa ditukar nyawa,
Saranya jadi hantu Jessenya ketemu. Dan Sara yang muncul sudah menjadi hantu.
OK diawal, film ini menurut gw
langsung to the point tanpa bertele-tele tokoh utama langsung pergi ke Jepang,
ya tapi mungkin yang difokuskan adalah misteri di hutan Aokigaharanya, walaupun
banyak adegan yang diambil di Serbia, pemandangan hutan Aokigahara disajikan
dengan begitu baik dan bagus, pepohonan lengkap dengan kabut dan latar belakang
gunung Fuji menambahkan kesan mistis, lengkap dengan bekas-bekas tali orang
bunuh diri dan kemah dimana ada orang yang ragu untuk melakukan bunuh diri.
Natalie Dormer memerankan 2
karakter sekaligus dan menurut gw dia berhasil memerankannya dengan baik, peran
pertama sebagai Sara dan peran kedua sebagai Jesse Price karena diceritakan
Sara dan Jesse adalah saudara kembar, tapi karakter Jesse hanya muncul di
akhir-akhir saja jadi Natalie lebih terfokus berperan sebagai Sara.
Pertama kita diarahkan dengan
rumah informasi dimana ada mayat baru ditemukan, dsini sedikit di tunda-tunda
untuk sekedar buka selimut mayat, penasaran apakah itu Jesse atau bukan, dan
tenyata bukan. Gw sebut rumah informasi karena isinya adalah laporan-laporan,
kamar bagi mayat-mayat yang bunuh diri di dalam hutan, jadi memberikan
informasi bagi keluarga atau kerabat jika ingin mengambil tubuh anggota
keluarganya.
Lanjut dengan pertemuan Sara dan
Aiden, Aiden disini sebagai penulis yang
ingin menjadikan cerita Sara sebagai bahan tulisannya, tapi yang gw perhatiin
malah kayak cuma sebagai tambahan dan sasaran salah paham Sara yang dimata gw
semakin membuat kuat karakter Sara.
Sampai menit ke 45 belum ada
seramnya, hanya jalan-jalan di dalam hutan, yang muncul di benak gw adalah
mungkin bagus klo travelling atau hiking kesana. Sampai ketika terbangun dan
keluar dari tenda dihampiri oleh sosok anak sekolah yang ternyata hantu, enggak
ada seramnya tapi ya cukuplah mewakili kehadiran hantu di hutan.
Scene dimana ketika Sara jatuh
ke dalam lubang, muncul lagi sosok anak
sekolah yang sebelumnya, kali ini ada tambahan wajah seram hantu. Yang tidak
terlalu penting adalah munculnya sosok hantu yang muncul ketika Sara melihat
isi dari sebuah alat yang dia temukan semacam kamera, tapi ya buat
nambah-nambahin sosok hantu saja oklah.
Munculnya sosok ilusi seperti
zombie di ruang bawah tanah yang ditemukan Sara dan Aiden juga tidak terlalu
seram, secara keseluruhan jujur untuk gw pribadi film ini tidak terlalu seram,
jauh dari ekspektasi gw tentang misteri hutan Aokigahara tapi dari penilaian gw
film ini cukup enak ditonton sambil santai dan cocok untuk semua kalangan, bisa
nonton bareng keluarga tanpa perlu khawatir ada adegan yang tidak pantas.
munculnya sosok banyak hantu di akhir-akhir scene membuat tetap betah nonton
tapi tidak menimbulkan rasa takut. Jadi enjoylah dengan film ini
Gw yakin kalian juga punya
penilaian dan sudut pandang pribadi terhadap film ini, kalian bisa berikan
pendapat kalian di kolom komen atau kirim ke email. Enjoy and Happy reading.
1. Hutan Aokigahara itu nyata terletak dibagian utara
gunung Fuji dan sesuai cerita di film ini, memang hutan ini dijadikan tempat
bunuh diri, walaupun ini hutan angker karna kisahnya banyak juga pengunjung
yang hiking atau sekedar berjalan-jalan menikmati pemandangan disana. Tapi
tidak ada yang bermalam disana, biasanya yang bermalam atau berkemah disana
hanya orang-orang yang sedang merenung atau masih ragu dengan niat bunuh
dirinya.
2. Walaupun banyak scene di hutan dilakukan di Serbia,
mereka sempat juga shooting di Jepang, Sang pemeran utama Natalie Dormer
sengaja mengunjungi hutan Aokigahara diantar oleh supir berkebangsaan Jepang.
Dia tidak mengalami hal yang aneh selama di hutan. Tapi ketika melangkah
sedikit keluar dari jalur pejalan kaki untuk memotret, sang supir yang
menemaninya sama sekali tidak mau keluar dari dari jalur. Karena menurut
kepercayaan Jepang kalau jalan di dalam hutan Aokigahara jangan pernah berjalan
keluar dari jalur pejalan kaki.
3. Di hutan Aokigahara Natalie melihat papan tanda yang
bertuliskan nomor darurat yang bisa dihubungi jika seseorang punya pikiran
untuk bunuh diri. Dia juga melihat tali-tali yang menjuntai dari pohon ke
pohon. Di film ini dikisahkan, orang menggunakan tali ini untuk menandai jalur
yang mereka lewati, jadi jika mereka berubah pikiran dan tidak jadi bunuh diri,
mereka tinggal mengikuti talinya untuk kembali.
4. Bagi Natalie ada satu adegan yang paling menyeramkan
yaitu ketika Sara terjatuh ke dalam lubang. Natalie bilang dia harus menghadapi
banyak binatang merayap di tanah dan dia bisa merasakannya. Natalie menguras
banyak tenaga dan pikiran untuk adegan ini.
6. Sudah ada papan peringatan bertuliskan “Renungkan
tentang keluarga dan anak-anak anda, anda tidak hidup seorang diri” di hutan
ini untuk mencegah/mengurungkan niat bunuh diri. Tapi tetap saja kalau niat
bunuh dirinya sudah lebih kuat, himbauan ini diabaikan oleh pelaku bunuh diri.
7. Orang-orang yang melakukan bunuh diri kebanyakan dari
kalangan pejabat dan orang-orang penting di perusahaan di Jepang, tercatat
tahun 2003 saja sudah 105 orang yang melakukan bunuh diri dan tahun 2010
dilaporkan sekitar 247 orang yang mencoba bunuh diri tapi hanya 54 yang
berhasil. Banyak mayat yang ditemukan tapi ada juga yang benar-benar hilang
tanpa jejak.











No comments